Jumat, 15 Februari 2013

Lawan KENCING MANIS dengan BUNCIS

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Halo all Readers, kali ini saya akan membahas tentang kesaktian tanaman BUNCIS yang mampu menurunkan kadar gula darah pada penderita Diabetes. Check it now... :)



Penyakit kencing manis atau dewasa ini dikenal dengan nama Diabetes Melitus (DM) sudah banyak menyerang orang Indonesia. Penderita tidak hanya dari kalangan orang tua bahkan DM pun menyerang anak-anak. Seorang penderita DM memiliki kadar gula darah yang tinggi sehingga dalam mengkonsumsi makanan harus sangat hati-hati. Dokter pun menganjurkan agar penderita DM disiplin dalam hal mengatur pola makan, jam makan, disiplin dalam penggunaan obat, disiplin berolahraga, dan diharapkan menjauhi stres.

Dipasaran terdapat banyak obat untuk mengobati Diabetes Melitus. Namun harganya sering mahal karena kebanyakan harus di impor dari luar negeri. Tenang all readers, seiring berkembangnya teknologi kini telah ditemukan obat yang murah meriah. Bahkan kita tidak perlu susah-susah mendapatkan obat ini karena kita bisa jumpai di pasar, supermarket, ataupun pada pedagang keliling.


Yak, siapa yang tidak kenal jenis tanaman kacang yang satu ini. BUNCIS. Tanaman yang mirip dengan kacang panjang, tapi lebih pendek dan gemuk ternyata mampu mengobati penyakit Diabetes Melitus. Hal ini terungkap dalam desertasi Yayuk Andayati, yang telah mempresentasikan penelitiannya yang berjudul "Mekanisme Aktivitas Antihiperglikemik Ekstrak Buncis pada Tikus Diabetes dan Identifikasi Komponen Aktif" untuk memperoleh gelar doktor di kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Darmaga, beberapa waktu lalu. Tikus putih berusia tiga bilan diberi perlakuan induksi Diabetes. Artinya dengan sengaja si tikus dibuat menderita Diabetes Melitus. Sebelum di injeksi dengan diabetes, tikus tersebut diberi ekstrak buncis. Ternyata dalam waktu 30 menit setelah dengan sengaja dibuat menderita diabetes , tekanan gula darah tikus kembali normal, tanpa mengalami penurunan pada tingkat hipoglikemik (kadar gula di bawah normal).

Lantas apa kesaktian buncis sehingga hanya dalam waktu setengah jam bisa menurunkan kadar gula darah hingga batas normal?
Berdasarkan analisis Kak Yayuk, di dalam buncis terkandung zat yang dinamakan "Bsitosterol dan Stigmatero".Kedua zat ini yang ternyata mampu meningkatkan produksi insulin. Insulin sendiri adalah hormon yang dihsilkan oleh pankreas kita. Insulin berfungsi untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Seseorang dikatakan mengalami diabetes melitus apabila pankreas hanya bisa sedikit sekali menghasilkan insulin. Dua zat yang disebutkan diatas ternyata mampu merangsang pembentukan insulin pada pankreas.Selain dua zat tersebut, Kak Yayuk juga menuliskan data bahwa dari 100 gram ekstrak buncis terkandung ;
  • Karbohidrat ............................................................ 7,81%
  • Lemak ..................................................................... 0,28%
  • Protein .................................................................... 1,77%
  • Serat Kasar ............................................................. 2,07%
  • Kadar Abu .............................................................. 0,32%
Di dalam dunia kedokteran dan Farmasi, penemuan ini bisa menjadi refrensi untuk membuat obat diabetes dengan ekstrak buncis. Berikut ini akan saya ulas juga keuntungan memilih buncis selain dari segi ekonomi yang tentunya murah meriah :).
  1. Membantu melancarkan pencernaan dan mencegah konstipasi karena tanaman ini banyak mengandung serat.
  2. Buncis dapat menstimulasi kekebalan secara alami.
  3. Dapat mengobati tukak lambung, mencegah kanker usus besar, dan mengurangi resiko terkena kanker ganas.
  4. Sebagai makanan diet alami yang mampu menurunkan 2-3kg/minggu (Harus sesuai dengan pola diet seimbang).
  5. Kaya akan vitamin K, A, B1, B2, B3, B6, B12 dan berfungsi sebagai anti dioksidan.
Cara menyajikannya (terutama konsumsi u/ penderita diabetes melitus):
      • Siapkan buah buncis 250 gram.
      • Lalu di kuku.
      • Dimakan sebagai lalap 3 kali sehari.
      • Setiap kali makan 250 gram.
Pengolahannya tidak boleh sembarangan, karena manfaat buncis lebih terasa bila dimakan sebagai lalapan. Sebaiknya jangan dimasak dalam bentuk oseng-oseng disertai daging (u/ diet).
Berbahagialah mereka yang sering makan lalapan buncis, karena selain manis buncis juga memiliki beribu macam keuntungan yang baik untuk kesehatan tubuh. All Readers mau coba?



Semoga artikel ini bermanfaat untuk All Readers semua. Jangan lupa tinggalkan jejak pada kolom komentar, karena dengan itu saya akan merasa tulisan ini ternyata bermanfaat :)




All my Refrensi :)
Buletin sebaiknya Anda Tahu Edisi 1368-1365
http://www.jatger.net/2012/12/manfaat-buncis.html

http://diethuteri.com/950/manfaat-buncis-sebagai-solusi-diabetes/

Minggu, 10 Februari 2013

DIABETES MELITUS

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ


A.    Pengertian
  •  Dikenal di Indonesia dengan istilah penyakit kencing manis adalah kelainan metabolik.
  •  Gangguan metabolisme yang disebabkan kekurangan hormon insulin.
  •  ketidakmampuan organ pankreas untuk memproduksi hormon insulin dalam jumlah yang cukup, atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang telah dihasilkan oleh pankreas secara efektif, atau gabungan dari kedua hal tersebut.
  • Dapat menimbulkan Hiperglikemi (meningkatnya kadar glukosa dalam darah) dan Glukosuria.
  •  Diabetes melitus adalah gangguan metabolik kronik yang tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dikontrol.

B.     Etiologi/Penyebab
Penyebab Diabetes Melitus berdasarkan klasifikasi menurut WHO tahun 1995:

  • yakni diabetes mellitus yang disebabkan oleh kurangnya produksi insulin oleh pankreas
a)       Faktor genetik / hereditas
Faktor herediter menyebabkan timbulnya DM melalui kerentanan sel-sel beta terhadap penghancuran oleh virus atau mempermudah perkembangan antibodi  autoimun melawan sel-sel beta, jadi mengarah pada penghancuran sel-sel beta.
b)      Faktor infeksi virus
Berupa infeksi virus coxakie dan Gondogen yang merupakan pemicu yang menentukan proses autoimun pada individu yang peka secara genetik

  • DM Tipe II (DM tidak tergantung insulin = NIDDM)
Disebabkan oleh resistensi insulin, sehingga penggunaan insulin oleh tubuh menjadi tidak efektif.
Terjadi paling sering pada orang dewasa, dimana terjadi obesitas pada individu obesitas dapat menurunkan jumlah resoptor insulin dari dalam sel target insulin diseluruh tubuh. Jadi membuat insulin yang tersedia kurang efektif dalam meningkatkan efek metabolik yang biasa.

  • DM Malnutrisi
a)    Fibro Calculous Pancreatic DM (FCPD
Terjadi karena mengkonsumsi makanan rendah kalori dan rendah protein sehingga klasifikasi pangkreas melalui proses mekanik (Fibrosis) atau toksik (Cyanide) yang menyebabkan sel-sel beta menjadi rusak.
b)   Protein Defisiensi Pancreatic Diabetes Melitus (PDPD)
Karena kekurangan protein yang kronik menyebabkan hipofungsi sel Beta pancreas

  • DM Tipe lain
a)      Penyakit pankreas seperti : pancreatitis, Ca Pancreas dll
b)      Penyakit hormonal


C.     Faktor-Faktor yang menimbulkan penyakit DM
1.      Keturunan (Heredity)
Penderita diabetes tidak mewarisi diabetes tipe I itu sendiri; tetapi mewarisi suatu predisposisi atau kecenderungan genetik ke arah terjadinya DM tipe I. Kecenderungan genetik ini ditemukan pada individu yang memiliki tipe antigen HLA.

2.      Virus

3.      Kegemukan (Obesitas)
Pada orang gemuk aktivitas insulin di jaringan lemak otot menurun

4.      Umur
DM meningkat dengan bertambahnya umur. Insiden Diabetes tertinggi terjadi setelah umur 40th. Dengan bertambahnya usia, semua fungsi organ tubuh menurun dan sel-sel dalam tubuh bertambah tua.

5.      Diet
Makanan mempengaruhi insiden DM. Insiden diabetes rendah pada orang Yahudi karena makanan sehari-hari mereka rendah karbohidrat dan tinggi protein. Sementara, di Barat insiden diabetes terus meningkat karena banyak mengkonsumsi Karbohidrat dan Gula.

6.      Hormon
Hormon beredar dalam sirkulasi darah. Beberapa hormon yang dapat menggangu kerja insulin antara lain; Growth hormon, hormon thyroid, hormon epinephrin, hormon Cortison, dan glucagon.

7.      Obat
Beberapa obatdapat meniingkatkan kadar gula darah, seperti; obat-obat Diuretik, Adrenalin, Corticosteroid, Oral contraseptif, Butazolidin, dan obat-obat Thyroid extract.

Rabu, 15 Februari 2012

Tentang Sekolah

Selaku anak Indonesia yang merdeka aku bangga memiliki almamater SMAN 11 YOGYAKARTA (SMAN KEBANGSAAN). Hawa perjuangan aku rasakan di sekolah yang pada zaman pergerakan nasional dahulu pernah menjadi tempat konggras organisasi Budi Oetomo. Para guru yang kompeten dan murid-murid yang tiap harinya melakukan KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) akan menjadi salah memori spesial, betapa pentingnya arti pengorbanan dan perjuangan. Belum lagi kenangan ketika aku menjadi atlet Taekwondo dan membawa nama SMAN 11 YK, sepertinya aku akan sangat merindukan masa-masa itu.



Kamis, 12 Januari 2012